Semuanya ini kukatakan untuk kepentingan kamu sendiri, bukan untuk menghalang-halangi kamu dalam kebebasan kamu, tetapi sebaliknya supaya kamu melakukan apa yang benar dan baik, dan melayani Tuhan tanpa gangguan (1 Korintus 7:35)
Paulus menulis bagian dari surat 1 Korintus 7:35 ini ke tengah jemaat
di Korintus yang pada waktu itu sedang mengalami kekacauan, ada perpecahan,
pergumulan dosa dan juga ada kebingungan tentang pelayanan. Inti dari
1 Korintus 7:35 ini: Tujuan pelayanan bukan karena Tuhan "butuh"
kita, tetapi supaya kita tetap "terfokus" kepada Tuhan. Ada
tiga (3) kunci dalam surat 1 Korintus 7:35 untuk "Beriman dalam menjalankan
tugas pelayanan, yaitu antara lain:
1. MELAYANI UNTUK KEPENTINGAN KITA SENDIRI. Perhatikan kata-kata "untuk
kepentingan kamu kamu sendiri" dalam ayat ini. Ini kedengarannya
seperti egois, tetapi maksud rasul Paulus adalah untuk menekankan: Pelayanan
itu buat kebaikan kita. Mengapa? Karena melayani itu:
1) Membentuk karakter Kristus dalam kehidupan pelayan Tuhan. Melalui pelayanan
kita belajar untuk selalu mau rendah hati sama seperti Yesus yang adalah
Guru dan Tuhan mau membasuh kaki murid-murid-Nya dan mewajibkan murid-murid-Nya
saling membasuh kaki atau saling melayani dengan penuh kerendahan hati
(Yoh. 13:14; Flp. 2:3-4).
2) Menjaga kita untuk tetap dekat Tuhan. Orang yang melayani Tuhan akan
lebih sedikit waktu untuk diganggu oleh dosa & kekuatiran.
3) Memberi tujuan hidup. Menjalani hidup menjadi tidak kosong, karena
ada "pekerjaan" dalam Kristus yang dipersiapkan Allah untuk
hidup setiap anak-anak-Nya (Ef. 2:10)
Beriman di sini artinya: Percaya bahwa Tuhan memakai pelayanan untuk mendewasakan
kita, bukan sekedar memakai kita.
2. MELAYANI DENGAN FOKUS KEPADA TUHAN. Perhatikan kata-kata "melayani
Tuhan tanpa gangguan" dalam ayat ini. Kata "tanpa gangguan"
dalam bahasa aslinya aperispastos, yang artinya tanpa terpecah,
tanpa cemas, dengan penuh perhatian. Ada tiga (3) "gangguan"
terbesar yang dihadapi pelayan Tuhan di akhir zaman ini, yaitu menghadapi
antara lain ada:
1) Gangguan Dunia: Uang, karir, gengsi (Mat 6:24).
2) Gangguan Diri Sendiri: Luka hati, kepahitan, ingin dipuji. Melayani
tetapi hati tidak ke Tuhan.
3) Gangguan Rohani: Kelelahan, putus asa.
Beriman di sini artinya: Percaya bahwa waktu yang kita berikan untuk Tuhan
tidak sia-sia, tidak akan membawa kerugian (Mat 6:33; Rm. 8:28). Melayani
dengan fokus kepada Tuhan terlebih dahulu dan Tuhan yang mengurus sisanya
dan membawa kebaikan bagi setiap orang yang melayani-Nya..
3. MELAYANI DENGAN CARA YANG BENAR & BAIK. Perhatikan kata-kata "apa
yang benar dan baik" dalam ayat ini. Ini artinya melayani bukan sekadar
"sibuk di gereja", tetapi harus benar dan baik. Melayani dengan
benar artinya melayani sesuai dengan Firman (2 Tim. 3:16),
melayani sesuai dengan panggilan & karunia (Rm. 12:6) dan melayani
karena ada akuntabilitas (Ibr. 13:17). Melayani dengan baik
artinya melayani dengan motivasi kasih (1 Kor. 13:1), dengan sikap hamba
(Mrk. 10:45), dengan exellence, bukan dengan asal-asalan (Kol.3:23).
Beriman di sini artinya: Percaya bahwa cara kita melayani sama pentingnya
dengan apa yang kita layani. Marilah kita jalankan pelayanan yang sudah
kita terima dengan sepenuhnya dan janganlah hendaknya kerajinanmu
kendor, biarlah rohmu menyala-nyala dan layanilah Tuhan (Roma 12:11).
Amin, Tuhan memberkati!
Oleh Pastor Silwanus Obadja M.Th.