Berjaga-jagalah! Berdirilah dengan teguh dalam iman! Bersikaplah sebagai laki-laki! Dan tetap kuat! Lakukanlah segala pekerjaanmu dalam kasih! (1 Korintus 16:13-14)
Surat 1 Kor. 16:13-14 ini merupakan bagian terakhir dari rasul Paulus kepada jemaat di Korintus. Rasul Paulus tidak menutup dengan kata-kata seperti "semangat ya", tetapi dia menutup dengan empat (4) perintah kata-kata perang. Berbicara tentang pelayanan, itu berarti berbicara tentang medan peperangan rohani (Ef. 6:12). Dalam surat 1 Korintus 16:13-14 ini ada empat (4) perintah untuk berdiri teguh dalam menjalankan tugas pelayanan, itu berarti kita harus:
1. BERJAGA-JAGALAH! Ini artinya sama dengan waspada yang dalam bahasa
Yunaninya disebut: "Gregoreo" yang artinya tetap terjaga, jangan
tidur rohani. Apa yang harus kita jaga?
(1) Jaga Hati (Ams 4:23; Luk.12:15). Jaga hati supaya kita tidak punya
iri hati, menyimpan kepahitan, haus akan pujian bisa menyelusup
dengan diam-diam dalam kehidupan pelayan Tuhan.
(2) Jaga Doktrin (1 Tim. 4:16). Di akhir zaman kita perlu berhati-hati
karena banyak ajaran sesat (2 Tim. 4:3).
(3) Jaga Waktu, khususnya dalam mempersiapkan diri menyambut kedatangan
Tuhan. Iblis paling suka membuat pelayan Tuhan itu "sibuk",
tetapi tidak menghasilkan buah (Luk. 10:40; 12:37; 1 Tes. 5:17; Why. 16:15).
Kita perlu berdiri teguh, karena iblis, musuh kita terus berjalan keliling
untuk mencari orang yang dapat ditelan (1 Pet. 5:8). Jadi kita diminta
supaya selalu sadar dan berjaga-jaga.
2. BERDIRILAH DENGAN TEGUH DALAM IMAN!. Ini artinya kita perlu kokoh dalam
iman. Dalam bahasa aslinya ditulis ...steko en te pistei ,
yang berarti berdiri seperti prajurit yang tidak goyah. Pelayan Tuhan
harus berdiri teguh di atas apa? Pelayan Tuhan harus berdiri teguh di
atas Firman- & Janji Tuhan, bukan di atas perasaan. Ada tiga (3) serangan
yang bisa membuat goyah, yaitu antara lain karena:
(1) Penolakan: Misalnya "Pelayanan tidak dihargai."
(2) Kelelahan: Sudah bertahun-tahun melayani, tetapi tidak membawa hasil.
(3) Pencobaan: "Sekali kompromi merasa tidak apa-apa"
Berdiri teguh berarti kita harus mengenakan seluruh perlengkapan senjata
Allah supaya dapat bertahan (Ef. 6:11).
3. BERSIKAPLAH SEBAGAI LAKI-LAKI! & TETAPLAH KUAT!. Ini berarti kita
dipangggil untuk jadi dewasa & tahan Uji. Ayat ini tidak berbicara
soal gender. Di budaya Yunani ini artinya: "bersikap dewasa, bertanggung
jawab, berani, tidak kekanak-kanakan". Ciri "laki-laki rohani"
dalam pelayanan:
(1) Berani mengambil keputusan meskipun tidak populer.
(2) Bertanggung jawab sampai selesai, tidak melemparkan tanggung jawab
ke orang lain.
(3) Kuat, bukan berarti tidak menangis, tetapi tetap bangkit (Ams. 24:16).
(4) Melindungi domba, tidak lari waktu ada serigala (Yoh. 10:12).
Beriman dan berdiri teguh itu berati bukan dengan kekuatan sendiri, tetapi
percaya bahwa Roh Kudus yang memberi kita kuasa untuk menjadi saksi-Nya..
4. LAKUKANLAH SEGALA PEKERJAANMU DALAM KASIH! Ini berbicara tentang motivasi
dan yang jadi kuncinya. Tanpa kasih, maka ke tiga poin di atas jadi legalisme
& keras. 1 Kor 13:1-3 berbicara kalau kta bisa bernubuat, bisa memindahkan
gunung, tetapi kalau tidak ada kasih maka semuanya jadi sia-sia. Kasih
dalam pelayanan itu berati: 1) kasih kepada Tuhan: melayani karena kasih,
bukan karena terpakasa (Yoh.21:15); Kasih kepada Tim Pelayanan: Tidak
saling sikut, tetapi saling mendukung (Flp. 2:3); 3) Kasih kepada jiwa-jiwa:
Sabar menghadapi orang yang susah (2 Tim. 2:24).
Mari kita terus berjaga-jaga, berdiri teguh dalam iman, menjadi dewasa
dan tetap kuat, dan tetap melayani semua orang dengan kasih Tuhan. Amin.
Tuhan Yesus memberkati!
Oleh Pastor Silwanus Obadja M.Th.